![]() |
| Dokumentasi : Eka Rahmayani |
Bandung-
Menjelang ujian akhir di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung,
selalu menjadi tantangan bagi mahasiswa di universitas setiap semesternya.
Beragam tugas akhir yang dibebankan tak jarang menimbulkan beragam permasalahan
bagi mahasiswa. Hal tersebut bisa jadi diakibatkan oleh ketidakmampuan
mahasiswa dalam menyelesaikan tugas dan dalam mengatasi masalah yang timbul
dari adanya tugas tersebut.
Perlu
adanya penanganan khusus untuk permasalahan mahasiswa yang tidak dapat diatasi
oleh pihak Universitas secara langsung. Mengingat sumber daya manusia yang
terbatas sedangkan permasalahan mahasiswa yang beragam dan memerlukan perhatian
lebih. Sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuannya secara maksimal
dalam berkarya.
Untuk
membantu mengatasi permasalahan sejenis itu, Berbekal wawasan dan pengalaman
yang dimiliki, sekelompok mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling Islam semester
5 yang diketuai oleh Azmul Kosasih ini berinisiatif untuk mendirikan sebuah
lembaga yang dapat menampung dan membantu mahasiswa dari berbagai fakultas dan
jurusan di kampus tersebut dalam mengatasi problematika belajarnya. Tak hanya
itu, namun juga untuk masalah yang bersifat pribadi.
Dengan
Visi “Mewujudkan Lembaga Sahabat
Konseling Mahasiswa sebagai pusat konseling mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati
Bandung dalam membangun karakter progresif dan religious”, maka lembaga
yang disepakati oleh seluruh anggota yang berjumlah 44 mahasiswa ini dengan
nama “Lembaga Sahabat Konseling Mahasiswa”.
Misi Lembaga ini ialah :
Misi Lembaga ini ialah :
1. Meningkatkan
peran LSKM dalam penanganan permasalahan mahasiswa secara professional;
2. Mengembangkan
jaringan kerja sama dengan lembaga lain yang memiliki kompetensi dalam
penanganan masalah kemahasiswaan;
3. Mendorong
Peran Konselor, partisipasi mahasiswa dan dunia usaha dalam mewujudkan
mahasiswa yang progressif dan agamis.
Maka
dari itu, dengan berdirinya lembaga ini, dapat membantu mahasiswa dalam
mengentaskan masalah akademik atau bahkan masalah pribadi yang dapat mengganggu
proses belajarnya. Sehingga akan tercipta mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati
Bandung yang lebih progresif dan agamis.
Ditulis Oleh : Dede Sri Mulyati
Ditulis Oleh : Dede Sri Mulyati


0 komentar:
Posting Komentar